Cut & Paste : Chapter 26

Situs Novel Terjemahan Bahasa Indonesia

Cut & Paste : Chapter 26

Chapter 26 : Sarang Orc -Bagian Kelima-


Sesuatu.. Jika saja aku memiliki sebuah senjata yang dapat kugunakan.. apapun..

Hm? Senjata…huh, mungkin aku punya satu.

Sembari berhati-hati dengan pergerakan Orc・King, demi memastikan apakah ideku yang satu ini dapat digunakan atau tidak, aku memeriksa sebuah skill menggunakan appraisal.

【Realize】: Dapat mematerialisasi sebuah benda mati berupa senjata yang sudah dikenal. Beberapa kemampuan khusus dapat ditambahkan pada senjata tersebut berdasarkan imajinasi si pengguna skill.

Sudah kuduga, aku benar! Karena aku mencuri skill ini, Kapak Emas milik Orc・King menghilang.
Kalau aku memakai skill ini…. Aku dapat membuat sebuah senjata.

Saat ini, aku butuh pisau.
Pisau terkuat yang bahkan Orc・King sekalipun dapat kuiris.

Karena di penjelasan skill tertera “Senjata yang dikenal” bila sebuah dagger yang bisa mengalahkan orc di depanku ini…

Sebuah dagger legendaris yang ada pada cerita [The Story of the Hero Alexandrite] sewaktu ayah dan ibuku masih hidup
Aku memakai skill 【Realise】lalu memikirkan semua detail tentang dagger itu.

Dan kuteriakkan nama dagger itu.

「Kemari! “Twirling!!!!」(TLN: トゥワリング)

Seketika itu, sebuah sinar berwarna pelangi bersinar di telapak tangan kananku dengan cerah hingga aku tidak dapat menahan silau.

Setelah beberapa saat…. cahaya tersebut berubah menjadi sebuah dagger.

Benar, apa yang sedang kugenggam di tangan kananku ialah senjata legendaris yang hanya ada di dongeng.

“Twirling”

Aku dapat merasakan aliran energi menuju diriku dari Twirling.

Namun…. Sebagai ganti dari kekuatan yang kurasakan, aku dapat merasakan bahwa kemampuan mentalku terkuras dari waktu ke waktu.

Bila kupakai ini terus menerus, pastilah aku akan pingsan.
“Pertarungan singkat penentu segalanya”, akan dimulai.

Setelah mempersiapkan diriku, aku menatap tajam ke arah Orc・King yang sedang berekspresi marah yang tak pernah kulihat sebelumnya padaku.

「K,Kau sialan!! Senjata itu… Dibuat dengan skill yang sama dengan milikku, bukan?! Senjataku menghilang semua karena perbuatanmu, bukan?!! Kau takkan kumaafkan!!!」

Sambil mengangkat kepalan tangannya dengan kemarahan, Orc・King melesat menuju arahku.

Melihat keadaan seperti ini aku memiliki sebuah rencana.

Rencanaku ialah…

Aku akan menggunakan 【Paste】 ketika ia berjarak 10 meter dariku dan menempelkan kakinya ke tanah

Dengan kakinya yang besar seperti itu, meskipun kakinya tertempel, ia tetap dapat berjalan.
Namun, bila saat ia sedang melesat seperti ini dengan segenap kekuatannya, maka hanya terjadi satu hal mutlak.

Ia akan jatuh.

Setelah itu, aku melancarkan rencanaku dan berhasil.

Dengan suara dentuman yang menggema dari benturan yang terjadi, ia perlahan ambruk.

…Ya. tepat di depanku.

Badannya yang tanpa pertahanan seperti itu!!!

【Strong Arm・Extreme】【Arm Strength・Extreme】【Strength Rise】【Body Enhancement・Large】 Menggunakan semua skill ini dan menggabungkan semuanya dengan seluruh kekuatanku!!!

「Rasakan ini!!! 【Martial Arts : Shark Glow】!」
『Duoooooooooon!!!!!』
Suara benturan yang dihasilkan kali ini ialah suara yang terkeras sejak pertarungan ini dimulai.

Dengan getaran dan dentuman yang besar membuatku berpikir kalau gendang telingaku akan terluka.

Twirling dapat memotong Orc・King dengan sempurna.

Setelah itu Twirling menghilang dari tanganku dengan bentuk serpihan cahaya.

Aku masih memiliki perasaan bahwa ia masih hidup.

Aku masih bersiaga dengan berpikiran seperti itu.

Namun, ia tidak bergerak sedikitpun.

Badanya sudah seperti mayat…..

Sebuah monster calamity-class Orc・King, Berhasil kubunuh.

「……A-apakah aku menang…?」

Aku sangat bersyukur dan lega.
Tiba-tiba, bagian bawah tubuhku kehilangan tenaga dan aku ambruk bak bangunan yang runtuh.

Tidak memiliki tenaga sedikitpun, aku merasa lebih lelah dari yang kubayangkan.
「Myne-kun!!」

Aku dapat mendengar suara Aisha-san. Untunglah tidak terjadi apa-apa pada mereka, huh.

Ah, aku teringat sesuatu… Bagaimana tentang para general? Aku penasaran apa yang terjadi pada mereka…. setelah aku melontarkan sihir bertubi-tubi, Orc king memaksaku untuk bertarung, jadi aku tidak dapat memastikan kematian para general itu.

Akan gawat bila mereka masih hidup.

Kemudian aku memaksa tubuhku yang tidak dapat bergerak ini.

Aku secara panik melihat tempat dimana general-general itu berada.

Setelah itu, aku dapat melihat mereka bertiga terbakar dan mayat hangus mereka tersebar dimana-mana.
Entah bagaimana aku berhasil mengalahkan mereka dengan serangan beruntun itu.

Sekali lagi aku menghirup udara segar dan sadar bahwa tidak ada masalah apapun lagi.

Setelah itu mereka tiba-tiba memelukku.
Ya. Aisha-sanlah yang memelukku.

「Myne-kun, Kau…… Kau……」

Ia yang tidak dapat menahan rasa sedihnya, meneteskan air mata yang deras.
Ucapannya juga bercampur dengan sesenggukan, sesenggukan dan sesenggukan.

Hingga aku tidak mengerti ia berkata apa.

Wajar saja mereka merasa begitu karena sebuah monster calamity-class, Orc・King ada di hadapan mereka
Mereka sudah mengira akan mati.

Aku…. Dengan perlahan memeluk punggungnya dengan kedua tanganku.

Aku dengan perlahan mengelus-elus kepalanya bak menenangkan seorang anak.

「Fuu, kau hebat… Dapat mengalahkan Orc・King dan tiga Orc・General seorang diri…」

Ah, yang berkata seperti itu ialah Knight-san yang bersama Aisha-san.
Untunglah ia juga tidak apa-apa.

Orc seperti yang sudah kukatakan, mereka adalah ancaman bagi para wanita.
Knight-san di depanku juga berparas cantik seperti Aisha-san.

Bila aku tidak berhasil mengalahkan para general itu, Aisha-san dan dia pasti akan dicabuli oleh para orc itu.

Karena kejadian kali ini tidak berakhir seperti itu, aku bersyukur….

Tte, aku harus menyelamatkan wanita yang mereka tangkap!

「Untuk saat ini, daripada berbicara tentang banyak hal yang rumit… lebih baik kita menyelamatkan wanita yang ditangkap oleh orc itu. Kita harus menyelamatkannya.」

Aku memandang sejauh yang mataku bisa memakai【Presence Detect・Moderate】.

Aku merasa tidak ada satupun hawa keberadaan orc.
Kurasa para Orc・Generals membawa mereka ke arah utara beserta wanita itu.

「Kurasa mereka sudah menangkapnya di suatu tempat di utara area sarang mereka. Waktu aku menemukan sarang mereka, masih tidak ada yang terjadi padanya, namun… Aku akan lega bila tidak terjadi apa-apa padanya… namun.. um..」
Meskipun aku meminjam bahu Aisha-san dan Knight-san untuk menyanggaku berjalan, kita berhasil menemukan wanita yang tertangkap itu.
Di dalam gedung yang besar yang sepertinya merupakan rumah dari Orc・King, kami menemukannya disana sendirian.

Berpikir tentang kemungkinan yang terburuk sudah terjadi padanya, di dalam gedung itu ternyata ia masih belum terjamah oleh para orc tersebut.

Ia berkata bahwa saat mereka hendak menyerangnya, sebuah ledakan besar terdengar dari luar dan mereka langsung keluar dari sini.

Tentu saja ia ditinggal oleh mereka.

……Mungkin, ledakan yang ia maksud ialah ketika aku memakai 【AoE Magic・Fire Colossal】pertama kali.

Meskipun ledakan itu membuat kemungkinan aku ditemukan oleh mereka semakin besar, aku masih tetap bersyukur.

Karena semua masalah sudah selesai, aku dapat berkata begitu!

Untuk saat ini, kita mengantarnya ke Kota Lucas.

Baiklah, aku memakai skillku di hadapan mereka berdua barusan.

 

Kurasa aku harus menyiapkan sesuatu untuk berbohong pada mereka.

2 Responses

  1. […] Chapter 26 -Sarang Orc -Bagian Kelima- […]

  2. […] Chapter 26 -Sarang Orc -Bagian Kelima- […]

Leave a Reply

Your email address will not be published.